Pengelolaan Keuangan Desa Berbasis Risiko

  • 1 min read
  • Nov 05, 2021
Pengelolaan Keungan Desa Berbasis Risiko

Pengelolaan Keungan Desa Berbasis Risiko

Apa itu Risiko?

Risiko adalah Kemungkinan terjadinya suatu peristiwa yang berdampak terhadap pencapaian saran atau tujuan.

Titik Kritis Pengelolaan Keuangan Desa;

  1. Perencanaan
    • Penyusunan RKP Desa melibatkan partisipasi masyarakat melalui Musrenbangdes
    • Adanya keselarasan antara RPJMDes,RKPDes, dan APBDes
    • Penetapan APBDes dilakukan secara tepat Waktu
    • Kualitas APBDesa
    • Harmonisasi antara Kepala Desa dan BPD
  2. Penatausahaan
    • Mekanisme peng-SPJ-an sesuai ketentuan
    • Penatausahaan pembiayaan untuk penyertaan Modal pada BUMDes
    • Penatausahaan pengelolaan aset desa secara tertib
    • Konsep belanja modal dan belanja barang/jasa
  3. Pelaksanaan
    • Kewajiban pemotongan dan penyetoran pajak
    • Pengadaan Barang dan Jasa Desa perlu diarahkan ke pola Swakelola
    • PBJ dilaksanakan sesuai ketentuan
    • Pemanfaatan hasil Kegiatan
    • SPJ sesuai dengan realisasi belanja, Bukan disamakan dengan RAB
  4. Pertanggungjawaban. Kewajiban Pemerintah Desa untuk Menyusun Laporan Pertanggungjawaban yang terdiri dari:
    • Laporan Keuangan (Lap. Realisasi APBDesa dan CaLK)
    • Laporan Kegiatan
    • Laporan Program Sektoral di Desa

Keuangan Desa Berbasis Risiko

  1. Amanat Regulasi; Desa menentukan prioritas penggunaan dana desa sesuai dengan Permendagri No. 20 Tahun 2018 dan Permendes tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tiap tahunnya.
  2. Dana Desa yang Dikelola semakin besar; Desa harus dapat mengakomodir setiap kegiatan hasil Musrenbangdes demi percepatan pembangunan desa fisik maupun nonfisik.
  3. Kualitas dan Kuantitas Perangkat Desa; Perangkat Desa yang dilantik oleh Kepala Desa harus memiliki kompetensi dan/atau keahlian sesuai dengan jabatan yang diberikan
  4. CACM dan MR; Pendokumentasian proses dan output penatausahaan keuangan desa sebagai dashboard informasi bagi masyarakat.

Materi selengkapnya di bawah ini:

 

oleh:

Iskandar Novianto, Ak., M.Si., CFrA., CA., QIA., CIPSAS., CGCAE
Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu

 

telegram

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *